Salam

TERIMA KASIH ANDA TELAH MENGUNJUNGI BLOG HANIRAHEEM

DOA UNTUK IBU



Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi Ibuku,
Perindahlah ucapanku di hadapannya.
Lunakkanlah watakku terhadap Ibuku dan
Lembutkanlah hatiku untuknya.




Ya Allah,
Berilah Ibuku balasan yang sebaik-baiknya
Atas didikannya padaku, dan
Berilah Ibuku Pahala yang besar
Atas kasih sayang yang beliau limpahkan padaku,
Peliharalah Ibuku
Sebagaimana Ia memelihara aku.



Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah Ibuku rasakan,
atau kesusahan yang Ia derita karena aku,
atau hilangnya sesuatu hak Ibuku karena perbuatanku,
maka jadikanlah itu semua
Penyebab rontoknya dosa-dosa Ibuku,
Tingginya kedudukan Ibuku dan
Bertambahnya pahala kebaikannya dengan perkenan-Mu, ya Allah
sebab hanya Engkaulah yang berhak membalasnya
dengan balasan kebaikan berlipat ganda.


Ya Allah,
Bila magfirah-Mu telah mencapai Ibuku sebelumku,
Izinkanlah agar Ia memberi syafa’at untukku.
Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,
Maka izinkahlah aku memberi syafa’at untuknya,
sehingga kami semua berkumpul
Bersama dengan ummat-Mu yang saleh
di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu,
ampunan-Mu serta rahmat-Mu.
yaitu Surga Jannah-Mu


Sesungguhnya Engkaulah
yang memiliki Karunia dan Maha Agung,
serta anugerah yang tak berakhir dan
Engkaulah yang Maha Pengasih Diantara semua pengasih.


Aamiin Ya Rabbal alamiin



Citayam, 11 Jan 2012

Jangan Katakan Cinta !!!!

  Suatu  Hari…

                Ada seorang ikhwan (anggota baru Rohis) sebut saja ‘andi’ yang sedang asyik didepan computer kesayangannya dan diiringi lagu “Kehadiranmu” yang dibawakan oleh grup band asal sukabumi yang mengalur merdu dari MP3 nya  ***‘Jantungku bergetar saat engkau ada didekatku..mungkinkah diriku telah jatuh cinta pada dirimu****sebisa diriku mencoba untuk melupakanmu..namunku tak bisa kau pun selalu ada dalam hati ku…..****.


Hmmm.. tak sadar selanjutnya andi malah melamuni seorang akhwat yang bernama ‘Nia’, dan juga tentang izzam yang rajin menasihatinya untuk tidak tenggelam dalam khayalan.
Suatu hari izzam pernah bilang sama andi, “kalau rasa cinta itu jangan dimanja,kita boleh hidup dengan cinta tapi jangan mati karena cinta.” Andi juga masih ingat betul saat izzam mengatakan , “bahwa kita gak boleh terbius dengan rasa cinta, apalagi kalau diri kita masih sekolah. Masih banyak yang harus diperjuangkan. Tentang dakwah, tentang perjuangan kaum muslimin meraih cinta Illahi dengan jihad, justru cinta itulah yang tak boleh pupus dari hidup kita.
                                                                    ************************

Sesaat hujan turun deras…

Andi masih penasaran dengan jawaban Nia Herliawati,setelah 3hari yang lalu dia nekat mengirim email kepadanya, ia mengutarakan tentang rasa cintanya kepada gadis manis berjilbab panjang itu, tentang segala harapan yang ingin diraihnya tentang cerita indah bersamanya.

Andi gelisah menunggu email balasan dari gadis pujan hatinya itu, sekali lagi ia mencoba koneksi ke internet, tapi selalu gagal akses,diulanginya lagi,terus..terus dan terus dicobanya lagi… , rasa penasarannya semakin menggumpal didada, ia mencoba koneksi lagi, tapi andi lagi-lagi harus gigit jari,andi kesal. Memang kalau lagi hujan koneksi ke jaringan maya ditempat andi memang selalu bemasalah.

                                                      *************************

Adzan maghrib membuyarkan lamunannya….

Andi segera buru-buru bangkit dari tempat duduknya ,menuju kamar mandi dan berwudhu.
Andi khusuk dalam sholatnya**********berdo’a dengan penuh harap agar keinginannya terkabul.

 
                                                                **************************


                Andi sudah berada didepan computer kesayangannya lagi, ia kembali mencoba koneksi kejaringan maya, menunggu sebentar dengan harap-harap cemas.

Berhasil….. sekarang koneksi jaringan Internetnya tersambung….. ‘yes…!!!!’ andi girang bukan kepalang, buru-buru ia membuka emailnya. Jantungnya kini berdetak 2kali lebih kencang. Dari 10 email baru yang masuk ternyata tak ada satu pun email dari nia ‘gubraakkkkk…!!!’ (ia langsung lemas). Andi masih penasaran, lalu kembali ia membuka ulang inbox emailnya . mata andi berbinar, kali ini ia berharap dan optimis akan ada balasan email dari nia.
                Benar, 3email yang masuk pada menit itu, salah satunya dari nia. Andi sudah tak sabar untuk membukanya, dengan semangat yang menggebuh-gebuh ia mengarahkan mouse dan meng klik email yang bersubjek “red: Tentang Aku” yang di reply dari nia.


“ ‘alaikumsalam.wr.wb akhi andi..
Alhamdulillah kabar baik, karena do’a dari akhi dan teman2 yang lainnya. Semoga akhi juga tetap mendapatkan curahan cinta dari Allah SWT, yang selau menjadikan kita tetap merasa berarti dalam hidup ini…
                Tentang cinta..
Terus terang akhi saya sangat kanget dan binggung, sebab  saat pertama menerima email dari akhi saya gak tahu harus berbuat apa?. Akhi saya paling sulit jika harus memutuskan sesuatu diluar kemampuan saya, saya binggung harus gembira/bersedih dengan kenyataan ini. Entahlah……
                Lama saya berfikir untuk menemukan jawaban yang pas untuk ini, saya mencoba untuk memendam sendiri perasaan itu, biarlah hanya Allah yang tahu masalah ini. Dua hari pikiran saya disibukkan dengan perasaan ini, beruntung itu tidak berlangsung lama dan Alhamdulillah akhi, malam kemarin saya menemukan jawabannya. Jawaban untuk sesuatu yang paling sulit dalam hidup saya saat ini.
                Akhi pernahkah kita berpikir bahwa rasa cinta itu akan mengalahkan segalanya? Menyingkirkan segala sesuatu yang pernah kita miliki? Tentang cita-cita, tentang asa, tentang Islam yang kita agungkan. Saya khawatir benih cinta yang tumbuh diantara kita akan menenggelamkan semua harapan kita tentang perjuangan menegakan islam. Perjuangan yang tak boleh dikotori dengan benih-benih yang akan menggoda kita untuk berpaling dari cita-cita mulia. Saya khawatir akhi semua itu terjadi pada kita…


Andi berhenti sejenak, menghela nafas dalam-dalam dan menghempaskannya. Jari telunjuknya mengusap pipinya yang mulai basah, andi mencoba melanjutkan bacaannya yang sempat terhenti sejenak. Dengan perasaan yang remuk seolah ia sudah tahu arah tulisan dan jawaban yang dibuat nia.


                Akhi, tolong jangan katakana cinta kepada saya, saya belum siap dan sanggup menerima bebannya. Akhi jangan katakana cinta, justru disaat kita masih belia, jangan pula katakana cinta karena saya masih ragu dengan cinta kita..cinta yang hanya berbalut nafsu, cinta yang muncul dari sekeping hati yang labil. Cinta yang tumbuh diantara kita, yang tak jelas maknanya. Karna saya yakin kita pasti akan tergoda dengan romantisme semu.
                Akhi, saat ini energy yang kita miliki akan lebih berarti untuk menggerakkan semua cita-cita yang pernah kita rangkai, cita-cita yang pernah memenuhi semua relung dalam hati kita. Cita-cita yang kita agungkan, Islam dan ummat ini butuh kita akhi , dan itu PASTI….
Jadi ….. mohon untuk tidak melukai semua yang pernah kita cita-citakan. Kita masih muda, sangat bijak jika kita curahkan perhatian kita kepada segala yang kita perjuangkan. Akhi.. saya tak menolak pernyataan cinta akhi, tapi saya merasa tak layak untuk bersenang-senang dalam terjal  jalan yang sedang kita lalui. Terlalu berharga waktu yang kita miliki, itu sebabnya sayang jika kita hanya berbicara tentang cinta.
Sekali lagi akhi untuk saat ini, JANGAN KATAKAN CINTA…
                Saya yakin jika DIA berkehendak, kita pasti dipertemukan-NYA dalam cinta dan cita-cita. Disaat kita mampu untuk memadukannya. Sekarang lupakan kata “CINTA” dari bahasa komunitas kita.. AFWAN..
Wassalamu’alaikum.wr.wb
~ Nia Herliawati ~



                Dep..ppp…. rasanya berton-ton beban menimpah tubuhnya, dadanya sesak sesat setelah menerima jawaban yang nia berikan kepadanya. Ia sadar, ternyata makna cinta yang sebenarnya adalah cinta yang tak perlu diungkapkan disaat kita masih belia dan belum sanggup untuk menopang dan menerimanya.
                Andi lunglai, matanya berkaca-kaca. Ia pun berbisik didalam hatinya, “yahhhhh….nasibbb…!!!”



“Direlung hati kalian akan tetap terjaga rahasia cinta, tak kala dikuakkan segala cinta.”
(ibnu Qayyim Al-Jauziyyah ; Raudhah al-Muhibbin wa Nuzhah al-Mustaqin.)





Citayam, mei  2008
Fri’ 07:38 pm
 

MUSLIMAH CANTIK, MENJADIKAN MALU SEBAGAI MAHKOTA KEMULIAANNYA


Mungkin pada sebagian orang menganggap biasa saja, sekedar sebait kalimat puitis. Namun ketika kita mau untuk merenunginya, sungguh terdapat makna yang begitu dalam. Wanita, mahkluk terindah di dunia ini, namun sayang, banyak sebagian dari kaum wanita yang tidak menyadari betapa berharganya dirinya. Sehingga banyak dari kaum wanita merendahkan dirinya dengan menanggalkan rasa malu, sementara Allah telah menjadikan rasa malu sebagai mahkota kemuliaannya.
Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya setiap agama itu memiliki akhlak dan akhlak Islam itu adalah rasa malu." (HR. Ibnu Majah no. 4181)
Sabda Rasulullah yang lain,"Malu dan iman itu bergandengan bersama, bila salah satunya di angkat maka yang lainpun akan terangkat."(HR. Al Hakim dalam Mustadroknya 1/73)
Begitu jelas Rasulullah memberikan teladan pada kita, bahwasanya rasa malu adalah identitas akhlak Islam. Bahkan rasa malu tak terlepas dari iman dan sebaliknya. Terkhusus bagi seorang muslimah, rasa malu adalah mahkota kemuliaan bagi dirinya. Rasa malu yang ada pada dirinya adalah hal yang membuat dirinya terhormat dan dimuliakan.
Namun sayang, di zaman ini rasa malu pada wanita telah pudar, sehingga hakikat penciptaan wanita—yang seharusnya—menjadi perhiasan dunia dengan keshalihahannya, menjadi tak lagi bermakna. Di zaman ini wanita hanya dijadikan objek kesenangan nafsu. Hal seperti ini karena perilaku wanita itu sendiri yang seringkali berbangga diri dengan mengatasnamakan emansipasi, mereka meninggalkan rasa malu untuk bersaing dengan kaum pria.

Allah telah menetapkan fitrah wanita dan pria dengan perbedaan yang sangat signifikan. Tidak hanya secara fisik, tetapi juga dalam akal dan tingkah laku. Bahkan dalam Al Qur’an surat Al Baqarah ayat 228 yang artinya; ‘Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang sepatutnya’, Allah telah menetapkan hak bagi wanita sebagaimana mestinya. Tidak sekedar kewajiban yang dibebankan, namun hak wanita pun Allah sangat memperhatikan dengan menyesuaikan fitrah wanita itu sendiri. Sehingga ketika para wanita menyadari fitrahnya, maka dia akan paham bahwasanya rasa malu pun itu menjadi hak baginya. Setiap wanita, terlebih seorang muslimah, berhak menyandang rasa malu sebagai mahkota kemuliaannya.

Sayangnya, hanya sedikit wanita yang menyadari hal ini…
Di zaman ini justeru banyak wanita yang memilih mendapatkan mahkota ‘kehormatan’ dari ajang kontes-kontes yang mengekspos kecantikan para wanita. Tidak hanya sebatas kecantikan wajah, tapi juga kecantikan tubuh diobral demi sebuah mahkota ‘kehormatan’ yang terbuat dari emas permata. Para wanita berlomba-lomba mengikuti audisi putri-putri kecantikan, dari tingkat lokal sampai tingkat internasional. Hanya demi sebuah mahkota dari emas permata dan gelar ‘Miss Universe’ atau sejenisnya, mereka rela menelanjangi dirinya sekaligus menanggalkan rasa malu sebagai sebaik-baik mahkota di dirinya. Naudzubillah min dzaliik…
Apakah mereka tidak menyadari, kelak di hari tuanya ketika kecantikan fisik sudah memudar, atau bahkan ketika jasad telah menyatu dengan tanah, apakah yang bisa dibanggakan dari kecantikan itu? Ketika telah berada di alam kubur dan bertemu dengan malaikat yang akan bertanya tentang amal ibadah kita selama di dunia dengan penuh rasa malu karena telah menanggalkan mahkota kemuliaan yang hakiki semasa di dunia.
Rasulullah bersabda, "Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian." (HR. Muslim no. 2128) Di antara makna wanita yang berpakaian tetapi telanjang adalah wanita yang memakai pakaian tipis sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya telanjang. (Lihat Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 17/191)
Dalam sebuah kisah, ‘Aisyah RA pernah didatangi wanita-wanita dari Bani Tamim dengan pakaian tipis, kemudian beliau berkata,"Jika kalian wanita-wanita beriman, maka (ketahuilah) bahwa ini bukanlah pakaian wanita-wanita beriman, dan jika kalian bukan wanita beriman, maka silahkan nikmati pakaian itu." (disebutkan dalam Ghoyatul Marom (198). Syaikh Al Albani mengatakan, "Aku belum meneliti ulang sanadnya")
Betapa pun Allah ketika menetapkan hijab yang sempurna bagi kaum wanita, itu adalah sebuah penjagaan tersendiri dari Allah kepada kita—kaum wanita—terhadap mahkota yang ada pada diri kita. Namun kenapa ketika Allah sendiri telah memberikan perlindungan kepada kita, justeru kita sendiri yang berlepas diri dari penjagaan itu sehingga mahkota kemuliaan kita pun hilang di telan zaman?
"Nikmat Rabb-mu yang manakah yang kamu dustakan?" (QS. Ar Rahman: 13)


Sahabatku, terutama kaum muslimah
Peliharalah rasa malu itu pada diri, sebagai sebaik-baik perhiasan sebagai wanita yang mulia dan dimuliakan. Sungguh, rasa malu itu lebih berharga jika dibandingkan dengan mahkota yang terbuat dari emas permata, namun untuk mendapatkan (mahkota emas permata itu), kau harus menelanjangi dirimu di depan publik.

Kembalilah ke jalan Rabb-mu dengan sepenuh kemuliaan, dengan rasa malu dikarenakan keimananmu pada Rabb-mu…

Ya Allah... aku CEMBURU padanya..

Ya Allah,

Aku cemburu padanya..

meskipun orang kaya, dia terasa sangat sederhana..

setiap hari, selalu dia mulai dengan qiamullail di sepertiga malam terakhir..

dari matanya, terlihat dia sering menangis, meneteskan air mata dimalam hari..

tidak sampai disitu, dia langsung melanjutkan dengan sholat subuh ketika adzan terdengar…


Ya Allah…

Sedangkan aku? Jam segitu, aku masih tertelap tidur, seakan gak peduli, betapa besarnya keutamaanMu di waktu itu..


Ya Allah, aku cemburu padanya..

Wajahnya yang teduh, menggambarkan betapa dia selalu berdzikir kepadaMu disetiap waktu..

Sedangkan aku? Jangankan mengingatMu..

Yang ada, aku selalu terlalai dengan kemaksiatan kepadaMu..


Ya Allah, aku cemburu padanya…

Setiap pagi selesai sholat subuh..

Secara sembunyi-bunyi, dia selalu memasukkan uang ke kotak amal masjid.

Sedangkan aku? Jangankan setiap hari, setiap sholat jumat pun, belum tentu aku memasukkan uang k kotak amal..


Ya Allah, aku cemburu padanya..

Dia yang selalu on-time dalam sholat wajibnya dan rutin menunaikan sholat rawatib..

Setiap pagi, tidak lupa dia mulai dengan sholat dhuha..

Sedangkan aku? Bukannya On-time sholat wajib, tapi Asyik On-Line dengan facebook, atau berkumpul dengan teman2ku..


Aku sangat cemburu padanya yaa Rabb..

Dia, ya, semoga dia itu adalah kalian, wahai saudaraku…


Baarakallaahu fiikum


from : Tausiyah of the day

10 Tips Membentuk Kepribadian Islami

Hasan Al Banna merumuskan 10 karakteristik muslim yang dibentuk didalam madrasah tarbawi. Karakteristik ini seharusnya yang menjadi ciri khas dalam diri seseorang yang mengaku sebagai muslim, yang dapat menjadi furqon (pembeda) yang merupakan sifat-sifat khususnya (muwashofat).

1. Salimul Aqidah - Good Faith - Akidah yang Bersih
a. Tidak berhubungan dengan jin
b. Tidak meminta tolong kepada orang yang berlindung kepada jin
c. Tidak meramal nasib dengan melihat telapak tangan
d. Tidak menghadiri majlis dukun dan peramal
e. Tidak meminta berkah dengan mengusap-usap kuburan
f. Tidak meminta tolong kepada orang yang telah dikubur (mati)
g. Tidak bersumpah dengan selain Allah swt
h. Tidak tasya'um (merasa sial karena melihat atau mendengar sesuatu)
i. Mengikhlaskan amal untuk Allah swt
j. Mengimani rukun iman
k. Beriman kepada nikmat dan siksa kubur
l. Mensyukuri nikmat Allah swt saat mendapatkan nikmat
m. Menjadikan syetan sebagai musuh
n. Tidak mengikuti langkah-langkah syetan
o. Menerima dan tunduk secara penuh kepada Allah swt dan tidak bertahkim kepada selain yang diturunkan-Nya

2. Shahihul Ibadah - Right Devotion - Ibadah yang benar
a. Ihsan dalam Thaharah
b. Ihsan dalam shalat
c. Membayar zakat
d. Berpuasa fardhu
e. Niat melaksanakan haji
f. Komitmen dengan adab tilawah
g. Menjauhi dosa besar
h. Memenuhi nadzar
i. Menyebar luaskan salam
j. Menahan anggota tubuh dari segala yang haram
k. Tidak sungkan adzan
l. Bersemangat untuk shalat berjamaah
m. Bersemangat untuk berjamaah di masjid
n. Qiyamul-Lail minimal sekali sepekan
o. Berpuasa sunnah minimal sehari dalam sebulan
p. Khusyu dalam membaca Alquran
q. Hafal satu juz Alquran
r. Komitmen dengan wirid tilawah harian
s. Berdoa pada waktu-waktu utama
t. Menutup hari-harinya dengan bertaubat dan beristighfar
u. Berniat pada setiap melakukan perbuatan
v. Merutinkan dzikir pagi hari
w. Merutinkan dzikir sore hari
x. Dzikir kepada Allah swt dalam setiap keadaan
y. Beriktikaf pada bulan Ramadhan, jika mungkin
z. Mempergunakan siwak
aa. Senantiasa menjaga kondisi Thaharah, jika mungkin

3. Matinul Khuluq - Strong Caharacter - Akhlak yang kokoh
a. Tidak takabbur
b. Tidak Imma'ah (asal ikut, tidak punya prinsip)
c. Tidak dusta
d. Tidak mencaci maki
e. Tidak mengadu domba
f. Tidak Ghibah
g. Tidak menjadikan orang buruk sebagai teman / sahabat
h. Memenuhi janji
i. Birrul Walidain
j. Memiliki ghirah (rasa cemburu) pada keluarganya
k. Memiliki ghirah (rasa cemburu) pada agamanya
l. Tidak memotong pembicaraan orang lain
m. Tidak mencibir dengan isyarat apapun
n. Tidak menghina dan meremehkan orang lain
o. Menyayangi yang kecil
p. Menghormati yang besar
q. Menundukkan pandangan
r. Menyimpan rahasia
s. Menutupi dosa orang lain


4. Qawiyul Jismi - Physical Power - Fisik yang kuat
a. Bersih badan
b. Bersih pakaian
c. Bersih tempat tinggal
d. Komitmen dengan olah raga 2 jam setiap pekan
e. Bangun sebelum fajar
f. Memperhatikan tata cara baca yang sehat
g. Mencabut diri dari merokok
h. Komitmen dengan adab makan dan minum sesuai dengan sunnah
i. Tidak berlebihan dalam begadang
j. Menghindari tempat-tempat kotor dan polusi
k. Menghindari tempat-tempat bencana (bila masih di luar area)


5. Mutsaqaful Fikri - Thingking Briliantly - Intelek dalam berpikir
a. Baik dalam membaca dan menulis
b. Memperhatikan hukum-hukum tilawah
c. Mengkaji marhalah Makkiyah dan menguasai karakteristinya
d. Mengenal 10 sahabat yang dijamin masuk surga
e. Mengetahui hukum Thaharah
f. Mengetahui hukum Shalat
g. Mengetahui hukum Puasa
h. Menyadari adanya peperangan zionisme terhadap Islam
i. Mengetahui ghazwul fikri
j. Mengetahui organisasi-organisasi terselubung
k. Mengetahui bahaya pembatasan kelahiran
l. Berpartisipasi dalam kerja-kerja jama'i
m. Tidak menerima suara-suara miring tentang kita
n. Membaca satu juz tafsir Alquran (juz 30)
o. Menghafalkan separuh Arba'in (1-20)
p. Menghafalkan 20 hadits pilihan dari Riyadhush-Shalihin
q. Membaca sesuatu yang di luar spesialisasinya 4 jam setiap pekan
r. Memperluasa wawasan diri dengan sarana-sarana baru
s. Menjadi pendengar yang baik
t. Mengemukakan pendapatnya


6. Mujahidun Linafsihi - Continence - Berjuang melawan hawa nafsu
a. Menjauhi segala yang haram
b. Menjauhi tempat-tempat maksiat
c. Menjauhi tempat-tempat bermain yang haram


7. Haritsun 'Ala Waqtihi - Good Time Managemenet - Pandai Menjaga Waktu
a. Bangun pagi
b. Menghabiskan waktu untuk belajar


8. Munazham fi Syu'unihi - Well Organized - Teratur dalam segala urusan
a. Tidak menjalin hubungan dengan lembaga-lembaga yang menentang Islam
b. Memperbaiki penampilannya


9. Qadirun Alal Kasbi - Independent - Mandiri dari segi ekonomi
a. Menjauhi sumber penghasilan haram
b. Menjauhi riba
c. Menjauhi judi dengan segala macamnya
d. Menjauhi tindak penipuan
e. Membayar zakat
f. Tidak menunda dalam melaksanakan hak orang lain
g. Menabung, meskipun sedikit
h. Menjaga fasilitas umum
i. Menjaga fasilitas khusus


10. NAfi'un Lighairihi - Giving Contribution - Bermanfaat untuk orang lain
a. Melaksanakan hak kedua orang tua
b. Membantu yang membutuhkan
c. Memberi petunjuk orang tersesat
d. Ikut berpartisipasi dalam kegembiraan
e. Menikah dengan pasangan yang sesuai

Cinta dan kepribadian adalah dua kata yg tmbuh bersama dan sejajar. Makin kuat kepribadian kita, makin mampu kita mencintai dengan kuat. Mengandalkan perasaan saja dalam mencintai hanya akan mlahirkan para pembual yang mnguasai hnya satu keterampilan: menebar janji .. ~Anis Matta~

Bersyukur

Bersyukurlah jika anda tinggal dirumah yang baik..memiliki cukup makanan dan dapat membaca...anda adalah bagian dari kelompok terpilih...  Jika anda bangun pagi ini dan merasa sehat...anda beruntung dari jutaan orang yang mungkintidak dapat bertahan hihup minggu ini...  Jika anda tidak pernah merasakan bahaya perang,kesepian karena dipenjara,kesakitan karena penyiksaan,atau karena kelaparan...anda berada selangkah maju dibandingkan 500 juta orang di dunia...

  Jika anda dapat menghadiri pertemuan politik,atau keagamaantanpa merasa takut akan di lecehkan,ditangkap,disiksa atau dibunuh...anda beruntung karena lebih dari 3 milyar orang didunia ini tidak dapat melakukan..  Jika anda memiliki makanan dilemari pendingin...baju dilemari pakaian dan memiliki atap yang menaungi tempat anda beristirahat...anda lebih kaya 75% penduduk dunia ini...Jika anda memiliki uang di bank,dompet, dan mampu membelanjakan sebagian uanguntuk menikmati hidangan di restoran...anda merupakan anggota 8% kelompok orang-orang kaya di dunia ini...Jika orang tua anda masih hidup dan menikmati kebahagiaan kehidupan pernikahan mereka..maka anda termasuk salah satu dari kelompok orang yang dikategorikan langkah...  Jika anda mampu menegakkan kepala dengan senyuman dibibirdan merasa benar-benar bahagia...anda memiliki keistimewaan tersendiri...karena sebagian besar orang tidak dapat memperoleh kenikmatan tersebut...  Jika anda dapat membaca pesan ini...anda baru saja menbapat mendapat karunia ganda...Karena seseorang memikirkan anda jauh lebih beruntungdibandingkan lebih dari 1 milyar orang tidak dapat membca sama sekali...  Semoga anda menikmati hari yang indah ini...Hitunglah karunia keberuntungan anda dan sampaikanlah inikepada orang-orang lain untuk mengigatkan bahwa sebenarnya kitaadalah orang-orang yang sangat beruntung...  Dengan bersyukur , kita akan lebih menikmati hidup yanh hanya sebentar ini...

Resep Jitu Untuk Menjadi Pendengar Yang Baik

Kiat2 jitu nya adalah :
1. Perhatikanlah posisi duduk anda/posisi berdiri anda didepan seorang pembicara.
2.jangan banyak menoleh,menguap/menyibukkan dg aktivitas ln ketika seseorg sdg berbicara.
3. Jgn berbicara kecuali dg pembicara&atas izinnya.
4. Lapangkanlh dada anda ketika anda mendengar.
5. Gunakan bahasa tubuh yang baik ketika anda mendengar.
6. Berkomunikasi dg baik ketika anda hendak menyikapi keadaan&menyikapi bbrp ungkapan pembicaraan.
7. Berilah org ln motivasi utk menyempurnakan pembicaraan anda.
8. Jika anda ingin mengakhiri pembicaraan anda, maka hendaknya anda memandangnya dg pandangan cinta.
Dan yg terakhir, saya sampaikan usulan seperti yg disampaikan oleh Athallah Ibnu Abi Rabah yg berkata, "jika anda seorang anak muda menyampaikan sebuah hadis, maka saya akan mendengarkannya."

wallahu'alam..
~semoga bermanfaat~