Airmataku mengalir tanpa tertahan
Mendengar tangis pilu makhluk di Palestina
Melihat darah dan nyawa tumpah berserakan
Terhajar oleh kemunafikan berdalih pembalasan
Anak-anak terhuyung terkapar dengan senyum keihklasan
Hatiku perih dadaku bergetar.... .....
Tanah dan debu bangunan luluh tercabik
Tiada tempat untuk melepas penat
Hanya langit tempat berteduh
Perempuan berlari terisak di Jalur Gaza
Entah apa yang ada di benaknya
Mungkin hilang anak atau saudaranya
Terus berlari beriring deru rudal Zionis
Melompat berlindung bahkan menjadi musykil
Hanya bersujud memegang keyakinan
Untuk sebuah cita-cita syuhada
Aku terbayang luka menyayat badan
Tapi apa dayaku....
Hanya berdoa untuk saudara-saudaraku
Menancapkan kalimat duka untuk surga syuhada-Mu
Jangan pernah berhenti untuk melawan kebathilan
Jangan menangis untuk melawan kezaliman
Dunia bukan hanya berdoa tapi berharap
Untuk tanah-tanah yang selalu merindukanmu. ....
Citayam-Depok, 14 April 2011 pukul 22:31 ·
Tidak ada komentar:
Posting Komentar