Salam

TERIMA KASIH ANDA TELAH MENGUNJUNGI BLOG HANIRAHEEM

Ibu....Oh...Ibu...



Seorang ukhti Fillah berkisah :

Siang itu perutku serasa ada yang meninju-ninju. Tapi siang itu rasa tinjuan ada yang berbeda dibandingkan hari2 yg telah berlalu. Tinjuannya semakin intens,disertai rasa mulas2, seolah tanda keras akan datangnya waktu yg selama ini ku tunggu. Kelahiran anakku, yupzzzz..kelahiran anak pertamaku.. J

Tak berselang lama, suamiku langsung siap siaga, dan memang begitulah ia. Aku dilarikan menuju bidan yg selam ini memriksa keadaan kandunganku selama beberapa bulan sebelumnya.
Meski agak jauh dirasa, akhirnya sampai juga. Kebetulan sang bidan ada di tempat, bidanku ini sangat pandai menata ruangan, rumahnya ada didaerah pegunungan yg sejuk berlapis indahnya pemandangan, udaranya segar tanpa ada polusi yg berani berkeliaran diruangan tersebut, sungguh suasana yang sangat nyaman dan menentramamkan bagi aku yg sedang menanti  proses kelahiran anak pertamaku.

Debar2 terus saja menghinggapi. Pemandangan yg elok nan asri tak sanggup memalingkan perasaan bahagia bercampur  lara diraga ini.
Oh....akankah diriku  sanggup menjalani detik2 paling menentukan akan kelahiran mujahid masa depan ini?????. Hingga yg kupertaruhkan pun tidak tanggung2, antar hidup dan mati.

*******(sensor melahirkan). Singkat cerita, lahirlah bayi laki2.

Ibu...alhamdulillahi wahdah, akhirnya aku jadi seorang ibu. Ibu dari anakku. Pahlawan terhebat bagi proses  kelahiran yg sarat akan pilu.
                Ibu....alhamdulillahi wahdah, akhirnya mimpi itu menjadi kenyataan yang sangat seru. Semua wanita tahu betul  arti kata itu. Sebuah kenyataan yg menawarkan haru.

                Barakallah fiik, ukhti fillah.

                Oh..ibu..  Jadi teringat ibu. Pahlawan sejatiku, muara air mataku, penyejuk qolbu. Ibu....oh...Ibu..
                Ibu adalah sebenar-benar nya keindahan dan kecantikkan, permata berharga yg senantiasa terpelihara.
                Ibu adalah bunga yg wanginya menghiasi jiwa, bintang yg bersinar menerangi qolbu, selalu menawarkan kehangatan dan kerinduan, keindahan dan kedamaian, cinta dan kasih sayang, serta kelembutan dan keajaiban.

Sungguh amat pantas apabila ktika kita hendak berbuat baik, maka diurutkan yg pertama kali adalah ibu sampai urutan ke 3 dan barulah ayah.

Rasullah bersabda ketika ditanya tentang siap yg berhak ditemani dg baik.
“ibumu,kemudian ibumu,kemudian ibumu...........” (HR. Al-Bukhari dan muslim)


====Selesai,,,, bagi teman2  tinta.haniraheem semoga bermanfaat ya cerita diatas dan jangan lupa ambil  ibroh didalamnya yaa.. ====   ^.^


Citayam-Depok,Februari 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar